Home Berita Buruh Jatim minta Gubernur Khofifah Jamin Keselamatan Pekerja Dari Virus Corona

Rabu, 25 Maret 2020, 04:25 WIB

Buruh Jatim minta Gubernur Khofifah Jamin Keselamatan Pekerja Dari Virus Corona

Buruh Jatim minta Gubernur Khofifah Jamin Keselamatan Pekerja Dari Virus Corona


Jawa Timur I Pandemi Corona Covid 19 yang semakin masif penyebaranya  sangat meresahkan rakyat indonesia, sudah sekitar 500 orang positif terpapar virus Covid 19 dan beberapa diantaranya meninggal dunia tentu ini menjadi masalah yang sangat serius.

Hal inilah yang membuat beberapa agenda aksi buruh Jawa Timur yang tergabung dalam Gerakan Tolak Omnibus Law (GETOL) yang sedianya dilakukan hari ini Senin, 23 Maret 2020 harus ditunda, dengan mempertimbangkan kemungkinan dampak penyebaran virus Corona yang semakin meluas serta kemungkinan bertambahnya korban penyebaran virus Corona  apabila aksi tetap dilakukan,  maka dari itu seluruh pimpinan element buruh dan Ormas seluruh Jawa Timur sepakat menunda Aksi tersebut.

Namun GETOLl Jatim meminta kepada pihak Kepolisian dan Kadisnaker Jatim agar memfasilitasi pertemuan dengan Gubernur Jatim ibu Khofifah Indar Parawangsa.

Dalam pertemuan dengan Gubernur hari Senin, 23/03/2020 membahas beberapa persoalan diantaranya keseriusan pemerintah Jawa Timur dalam menangani penyebaran virus Covid 19 dan upaya protektif kepada masyarakat di Jawa timur dari dampak virus Corona.

Gubernur wajib memperhatikan dan memberikan kepastian perlindungan kepada pekerja/buruh dan para pegawai yang sampai detik ini harus tetap bekerja disaat yang lain diliburkan kata Apin Sirait ketua PERDA KSPI Jawa Timur. Buruh juga manusia biasa yang bisa saja terpapar virus Corona saat menunaikan kewajiban bekerja, apalagi mereka rentan berinteraksi dengan TKA dan banyak orang sehingga mereka perlu mendapatkan jaminan dan perlindungan yang sama,tambah Apin Sirait.

Gubernur Khofifah berjanji akan lebih meningkatkan dan memperhatikan kesehatan dan keselamatan para pekerja dari dampak virus Corona. Pemerintah Jawa Timur akan serius memantau dan memperketat pengawasan terhadap perusahaan perusahaan agar lebih tanggap penyebaran virus Corona,menjaga kebersihan lingkungan  serta memperhatikan kesehatan karyawanya dengan melakukan pengecekan kesehatan secara menyeluruh juga menyediakan hand Sanitizer, menyediakan masker,air bersih untuk cuci tangan dan melakukan penyemprotan desinfektan bila diperlukan.akan ada tindakan tegas dari pemerintah Jawa timur bagi perusahaan-perusahaan yang lalai dengan keselamatan karyawanya (alf)

 

 

 

Bagikan

 

 


Baja Juga
BURUH: DPR Jangan Ambil Kesempatan di Tengah Musibah
Anggap DPR RI Berkhianat, Buruh di Semarang Lakukan Aksi Topo Pepe
Ketua Umum FSP-KEP-KSPI Minta DPR Tunda Rapat Paripurna
PT. Young Tree Industries Antisipasi Corona Covid 19
Gerakan buruh Jakarta Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja